Diskusi Buku: The Individualized Society karya Zygmunt Bauman

23 November 2007

Merasa kecil, impoten, tidak mampu untuk bertindak secara rasional dan cukup-diri untuk memenuhi tugas-tugas kehidupan adalah penyakit dari zaman modern atau pasca-modern kita sekarang ini. Sembari masyarakat terus melakukan proses individualisasinya, individu terengah-engah untuk melakukan proses negosiasi dan rekonstruksi atas identitas dirinya, suatu gerak ikhtiar untuk bisa tertanam kembali (re-embeddedness). Dalam laju proses dan perubahan ini, si individu seringkali merasa frustrasi karena tidak bisa menyalahkan siapa-siapa selain dirinya yang tidak mampu (dan membandel tidak mau) mengikuti resep anjuran dari rezim kesehatan dan self-help .

Bagi Zygmunt Bauman, gugus persoalan yang dilontarkan di atas bukanlah rekonstruksi imajiner dari dunia dongeng. Inilah problem akut hidup keseharian yang individual dalam bungkus kebersamaan (masyarakat, komunitas) yang coba ia tuangkan dan analisa lewat bukunya The Individualized Society (Polity Press, 2001). Ketika jalan-jalan besar pemikiran sosial (seperti Marxisme, Sosialisme), semakin sesak dan macet, Bauman berikhtiar untuk meretas jalur-jalur alternatif untuk berpikir, merasa dan bertindak.

Pembicara:

Hendar Putranto (Alumnus STF Driyarkara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *