Organisasi

Logo

Perhimpunan Pendidikan Demokrasi

Society for Democracy Education

(P2D)

Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) adalah sebuah lembaga berbentuk perkumpulan yang didirikan pada tanggal 18 Mei 2004 oleh para pegiat yang menjunjung kehidupan demokrasi konstitusional di Republik Indonesia. Tujuan pendirian perhimpunan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan fundamental rakyat Indonesia akan pendidikan demokrasi dan politik untuk warga negara secara umum dan institusi-institusi demokratis yang ada dalam masyarakat secara khusus. Fokus kegiatan P2D adalah melakukan pendidikan, penelitian, dan kajian mengenai demokrasi, kewargaan, dan konstitusionalisme.

Dalam melakukan penyebarluasan gagasan mengenai demokrasi dan kewargaan, P2D menerbitkan buletin berkala Analisis Mingguan dan kemudian berubah menjadi buletin Konstelasi. Buletin berkala ini berisi analisa terhadap baragam tema yang sedang berlangsung ataupun topik tertentu yang berkaitan dengan persoalan nilai-nilai demokrasi, kewargaan maupun konstitusionalisme. Sampai saat ini bulletin berkala Konstelasi sudah terbit sebanyak 55 nomor. Selain itu P2D juga menerbitkan buku dan monograf yang merpuakan hasil studi dan riset mandiri yang dilakukan P2D.

Selama ini P2D banyak menyelenggarakan sejumlah kegiatan dalam bidang penelitian, dan pendidikan demokrasi melalui rangkaian kegiatan seminar, lokakarya, diskusi publik, maupun kuliah umum.

Tujuan

1. Untuk memperkuat struktur dan institusi-institusi demokrasi yang dilandaskan pada kesadaran politik masyarakat sipil;

2. Membangun independensi politik masyarakat agar dalam rangka penghormatan dan penataan keberagaman dan juga keberadaan institusi-institusi politik yang demokratis sebagai strategi untuk memperjuangkan kepentingan mayarakat sipil;

3. Memperkuat institusi-institusi demokrasi yang ada di dalam masyarakat.

Aktivitas

1. Mendorong pembentukan dan implementasi kebijakan dan strategi nasional untuk membangun prinsip keadilan dan demokrasi dan praktik kehidupan politik;

2. Mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pembentukan diskursus yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan pembentukan demokrasi yang sehat di Indonesia;

3. Membangun pusat informasi untuk mengumpulkan, menganalisa dan distribusi informasi dalam rangka meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya dari kekerasan, fundamentalisme, korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan;

4. Menyelenggarakan pelatihan, lokakarya, semonar dan diskusi publik untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat atas demokrasi, kewargaan, hak asasi manusia dan konstitusionalisme.

Sejumlah kegiatan yang pernah diselenggarakan P2D, di antaranya:

Diskusi dan Lokakarya

1. Simposium Nasional dan Lokakarya “Restorasi Pancasila”, bekerja sama dengan FISIP Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Brighten Institute dan Majalah Tempo, di Kampus Universitas Indonesia, Depok 31 Mei 2006.

2. Diskusi Publik “Menilai Praktik Bisnis Lapindo Brantas Secara Politik dan Hukum” di Jakarta 1 Desember 2006.

3. Diskusi Publik “Mencari Solusi Pendidikan Pancasila Pasca P4: Pembentukan Diskursus Pancasila di Era Reformasi”, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kesbangpol Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta 11 April 2007.

4. Diskusi Publik “Kembalinya Politik” di Jakarta 7 Juli 2008.

5. Diskusi Publik “Kecenderungan Politik Kontemporer Indonesia: Politik Kartel dan Politik Dinasti” di Jakarta 15 Oktober 2009

6. Diskusi Publik, “Gagasan Keadilan Dalam Pemikiran Amartya Sen” di Jakarta 25 Maret 2011.

Rangkaian diskusi P2D mengangkat beragam tema, seperti demokrasi, kewargaan, maupun diskusi yang mengangkat pemikiran politik maupun konsep-konsep politik. Beragam tokoh dan akademisi terlibat maupun berpartisipasi memberikan materi, di antaranya: Prof. Dr. Fuad Hassan (Alm), Prof. Dr. Frans Magnis-Suseno, Jakob Oetama, Goenawan Mohamad, Letjend (Purn) Agus Widjojo, Prof. Dr. Soerjanto Puspowardojo, Prof. Dr. Gumilar R. Somantri, Prof. Dr. Adnan Buyung Nasution, Dr. Onghokham (Alm), Dr. Akbar Tanjung, Dr. Haryatmoko, Dr. Karlina Supelli, Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, Prof. Dr. Syamsuddin Haris, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Fadjroel Falaakh, Arbi Sanit, Dr. Meutia G. Rochman, Hilmar Farid, Dr. Gadis Arivia, Prof. Dr. Musdah Mulia, Melly Darsa, Prof. Dr. A. B. Kusuma, Dr. Herry Priyono, Dr. Kuskhirdo Ambardi, L. G. Saraswati Dewi, Dr. Setyo Wibowo, Prof. Dr. Mahfud MD, Prof. Dr. Maria Farida Indrati, Busyro Muqqodas, Bivitri Susanti, Prof. Dr. Jeffrey A. Winters, Dr. Muhammad Chatib Basri dan lainnya.

Kuliah Umum

1. Pidato Politik Presiden Republik Indonesia, Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono. Tema: “Menata Kembali Kerangka Kehidupan Bernegara Berdasarkan Pancasila” di Jakarta Convention Centre, 1 Juni 2006.

2. Kuliah Umum Dr. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia. Tema “Etika Publik dan Kebijakan Publik”, Jakarta 18 Mei 2010.

3. Kuliah Umum Professor Jeffrey Winters, Gurubesar University of Northwestern, Amerika Serikat. Tema “Oligarki dan Masa Depan Politik Indonesia”, Jakarta 3 Juni 2011.

4. Kuliah Umum Dr. Haryatmoko, Pengajar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Tema “Etika Publik dan Etika Pejabat Publik”, Jakarta 29 Juli 2011.

Pelatihan

1. Rangkaian seminar sepanjang satu tahun bertema “Demokrasi dan Budaya Toleransi” yang berlangsung dari tahun 2010 sampai 2011. Tujuan program ini adalah untuk mendorong peran intelektual publik dan akademisi untuk mempromosikan isu-isu dmeokrasi dan toleransi di media massa nasional.

2. Pelatihan Good Citizenship bagi guru-guru dan siswa SMA di Jakarta, Bogor dan Tangerang. Pelatihan berlangsung dari Oktober 2009 sampai Maret 2010.

3. Pendidikan tema Demokrasi bagi organisasi-organisasi masyarakat sipil, pada tahun 2007. Dalam program ini P2D menyelenggarakan pendidikan demokrasi kepada aktivis Kontras, Imparsial, LBH Jakarta dan Yayasan Kekal.

4. Rangkaian diskusi dan pelatihan bertema “Membangun Budaya Toleransi dan Demokrasi di Indonesia, yang berlangsung dari Januari 2005 sampai Juni 2006. Program ini merupakan kerjasama dengan FISIP Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Brighten Institute dan Kelompok Media Tempo dalam bentuk rangkaian seminar, lokakarya, dan kegiatan-kegiatan bertema Pancasila dan Demokrasi di Indonesia. Dalam program ini P2D merupakan koordinator kesleuruhan program. Acara penutupan dari rangkaian program ini adalah pidato politik Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, bertema: “Menata Kembali Kerangka Kehidupan Bernegara Berdasarkan Pancasila” pada 1 Juni 2006.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

P2D